Text
Hidayatul Bari
Dengan menyebut nama Allah, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, dan shalawat serta salam semoga dilimpahkan kepada Utusan yang mulia, Nabi kita Muhammad, yang diutus sebagai rahmat bagi semesta alam. Allah mencintainya dan memerintahkan agar ketaatan kepadanya dibarengi dengan ketaatan kepada-Nya, Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Allah, Yang Maha Tinggi, berfirman: "Taatilah Allah dan taatilah Rasul." Sungguh, Allah, Yang Maha Tinggi, menyebutkannya sendiri sebagai kewajiban yang harus diikuti.
Allah SWT berfirman: "Dan tidaklah mungkin bagi seorang mukmin, baik laki-laki maupun perempuan, jika Allah dan Rasul-Nya telah memutuskan suatu perkara, mereka memiliki pilihan dalam memutuskannya. Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah sesat dan tersesat."
Allah SWT berfirman tentang menaati Rasulullah ketika Dia mengkhususkan beliau dalam sebuah hadits: “Demi Tuhanmu, mereka tidak akan beriman hingga mereka menjadikan kamu (Muhammad) sebagai hakim atas apa yang mereka pertikaian di antara mereka, kemudian mereka tidak merasa keberatan dengan apa yang telah kamu putuskan, dan mereka pun berserah diri.”
Ia membawa janji setianya dengan janji Allah, sebagaimana Allah SWT berfirman: "Sesungguhnya orang-orang yang berjanji setia kepadamu, sesungguhnya mereka itu hanyalah berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah berada di atas tangan mereka. Maka barangsiapa yang mengingkari janjinya, maka sesungguhnya ia telah mengingkarinya, yang merugikan dirinya sendiri. Dan barangsiapa yang memenuhi apa yang telah dijanjikannya kepada Allah, maka Allah akan memberinya pahala yang besar."
| RF00484 | Perpustakaan Pusat (Lantai 2) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain