Text
'Amalul Yaum Wal Lailah
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Kita memuji-Nya dengan pujian orang-orang yang bersyukur, dan bersyukur kepada-Nya dengan ucapan syukur orang-orang yang bersyukur. Semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada orang yang diutus sebagai rahmat bagi semesta alam, beserta keluarganya dan seluruh sahabatnya.
Adapun hal-hal berikut ini:
Hubungan antara seorang hamba dan Tuhannya tidak akan terwujud kecuali melalui dzikir yang terus-menerus dan terus-menerus, sebagaimana yang dianjurkan oleh Islam, yang menjadikan dzikir sebagai slogan bagi umat Islam siang dan malam, secara diam-diam maupun terang-terangan, dalam perjalanan maupun di rumah. Oleh karena itu, muncullah hadits-hadits yang menyoroti ungkapan-ungkapan dzikir pada berbagai waktu dan kondisinya. Nabi Muhammad SAW sangat ingin mengajarkan para sahabat tentang dzikir dan permohonan agar mereka dapat menyampaikannya kepada orang-orang setelah mereka, dalam upaya untuk menebarkan ketenangan dalam jiwa dan bahwa “hanya dengan menyebut Allah hati menjadi tenteram” [Al-Ra’d: 28], serta untuk menumbuhkan rasa kasih sayang dalam hati, karena tanda mencintai Allah SWT dan menaati-Nya adalah dengan senantiasa mengingat-Nya, Yang Maha Kuasa dan Maha Agung.
| RF00469 | Perpustakaan Pusat (Lantai 2) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain