Text
Tartibul La'ali Fi Sulukil Maali
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, dan semoga shalawat serta salam senantiasa terlimpahkan kepada hamba dan Rasul-Nya, Nabi kita Muhammad, beserta keluarga dan para sahabatnya.
Setiap orang.
Dan selanjutnya: Di era ini, isu-isu baru telah berlipat ganda dan beragam dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sudah menjadi kewajiban para penuntut ilmu untuk mengambil manfaat dari segala hal yang membantu dalam mengambil keputusan hukum atas isu-isu baru ini dan mengembangkan kemampuan fikih mereka. Salah satu hal yang membantu dalam hal ini adalah pengetahuan tentang prinsip-prinsip fikih.
Siapa pun yang mengkaji realitas kaidah-kaidah fikih akan menemukan bahwa sebagian besar kaidah tersebut berasal dari kajian isu-isu fikih yang serupa. Semakin mendalam kajian detail-detail serupa ini, semakin kuat kaidah tersebut. Semakin jarang hal ini terjadi dan semakin banyak pengecualiannya, semakin lemah pula keyakinan terhadap kaidah tersebut. Ini berarti bahwa kaidah-kaidah tersebut perlu diperjelas batasan dan batasannya, dan isu-isu yang dianggap dikecualikan dari kaidah-kaidah tersebut perlu dikaji, dan alasan ketidakhadirannya perlu dijelaskan, sehingga kaidah tersebut tetap menjadi satu kesatuan yang koheren dan dapat digunakan untuk penjelasan.
Meskipun mendefinisikan kaidah dan mempelajari pengecualian-pengecualiannya sangatlah penting, sejauh pengetahuan saya, kaidah-kaidah tersebut belum mendapatkan kajian dan penelitian yang semestinya. Namun, setelah Profesor Khalid bin Abdul Aziz Sulaiman Al-Sulaiman menunjukkan kepada saya verifikasinya atas kitab Tarteeb Al-Laali fi Silk Al-Amali karya Syekh Muhammad bin Sulaiman Nazir Zadeh, perhatian saya tertuju pada pemahaman penulis tentang hal ini, karena beliau menjadikannya sebuah metode, yang beliau nyatakan dengan jelas dalam pendahuluan, dengan mengatakan: "Saya telah menyebutkan alasan penyimpangan beberapa putusan dari kaidah-kaidah ini di awal pembahasan, agar sanggahan tidak bertentangan dengan keumuman, dan agar tidak melampaui batas dalil ketika diajukan."
Yang juga membedakan buku ini adalah transisinya yang baik ke kaidah-kaidah kitabnya, dan kemudahan penyusunannya, karena ia menyebutkan 266 kaidah, menyusunnya berdasarkan abjad, dan menjadikan setiap huruf dalam bab yang berdiri sendiri, dan menyertakan di dalamnya...
Aturan yang dimulai dengan huruf tersebut, dan aturan-aturan ini dibedakan berdasarkan singkatnya pengucapan dan keumumannya
Ditunjuk
Karena alasan ini, Abu Saeed Al-Khademi mengambil banyak dari 154 prinsipnya dari sana, yang dengannya ia menyimpulkan bukunya, Jami’ Al-Haqa’iq, yang menjadi sumber bagi Majallat Al-Ahkam Al-Adliyya, sebagaimana yang disebutkan oleh Yang Mulia Dr. Ahmed bin Abdullah bin Hamid.
Peneliti menyebutkan bahwa ia menelusuri naskah asli dan manuskrip buku ini hingga memperoleh enam salinan manuskrip lengkap. Ia membandingkan beberapa di antaranya, memverifikasinya, dan mempelajarinya berdasarkan metode ilmiah yang mencakup pendahuluan tentang penulis dan buku tersebut, pendahuluan tentang buku-buku rujukan, tokoh penting, terminologi, dan kata asing, serta ulasan tentang hal-hal yang perlu diulas. Kemudian, ia mengindeksnya berdasarkan akar kata penting dalam setiap aturan. Ia juga mendokumentasikan setiap aturan dan mencari ambiguitasnya dalam lebih dari lima puluh buku tentang aturan, prinsip, dan yurisprudensi. Hal ini memudahkan siapa pun yang ingin meneliti aturan apa pun dalam buku ini, karena mereka dapat dengan mudah mengaksesnya melalui indeks yang telah disebutkan sebelumnya.
Semoga Allah membalas kebaikan beliau atas usahanya yang mulia. Saya mengucapkan selamat atas keberhasilan ini dan berpesan agar beliau segera mencetak dan menerbitkan buku yang berharga ini, agar Allah SWT memberikan manfaat. Saya juga berpesan kepada saudara-saudara dan putra-putra saya, para penuntut ilmu yang mulia, khususnya para penuntut ilmu fikih Islam, untuk memperhatikan buku ini, karena di dalamnya mereka akan menemukan apa yang akan memuaskan kebutuhan mereka dan mengabulkan apa yang mereka cari, insya Allah.
| RF00076 | Perpustakaan Pusat (Lantai 2) | Tersedia | |
| RF00077 | Perpustakaan Pusat (Lantai 2) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain