UPT Perpustakaan Universitas Wahid Hasyim

Online Public Access Catalog

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Pendaftaran Anggota
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Kesesatan Dalam Perspektif Al-Quran

Ebook

Kesesatan Dalam Perspektif Al-Quran

Aibdi Rahmat - Nama Orang 1; Zubaedi - Nama Orang 1;

Dalam kehidupan beragama sering terdengar pernyataan yang sangat mudah diucapkan tetapi mempunyai efeks psikologis yang sangat sulit ditolerir : dalal ( sesat ) . Bila dilihat dalam sejarah , tuduhan sesat terhadap seseorang atau kelompok telah muncul sejak masa awal Islam . Ketika orang Khawarij keluar dari kelompok Ali , mereka dianggap sesat , telah keluar dari jalan yang benar . Tuduhan sesat terhadap seseorang atau kelompok ini terus ber lanjut , terutama terhadap orang - orang dengan pemikiran - pemikiran yang dianggap menyimpang dari mainstream pemikiran keagamaan pada waktu itu . Suhrawardi , al - Hallaj , dan para sufi lain yang sering mengeluarkan ungkapan - ungkapan ganjil ( syatahat ) dianggap sesat , bahkan kafir , sehingga di antara mereka ada yang dihukum mati .
Dalam kehidupan beragama umat Islam di Indonesia , kata dalai ( sesat ) juga sering terdengar , yang dikemukakan oleh individu atau organisasi tertentu terhadap orang atau kelompok tertentu yang pengamalan ibadahnya , menurut mereka , tidak sesuai dengan atau menyimpang dari al - Qur'an dan Sunnah . Tentu saja , istilah sesat yang dilontarkan oleh suatu kelompok kepada kelompok lain tersebut menimbulkan permasalahan tersendiri dalam konteks hubungan sosial . Istilah sesat sangat tidak menyenangkan bagi orang yang dituduh dengan ungkapan tersebut . Bahkan tidak jarang istilah tersebut bisa menyulut konflik dan mengobarkan permusuhan antara sesama pemeluk suatu agama .
Situasi ini mendorong penulis untuk membahas dalal dalam perspektif al - Qur'an . Dalam menulis buku ini penulis menggunakan pendekatan tafsir maudhu'i . Tafsir maudhui pada masa itu merupakan salah satu metode tafsir yang dinilai cukup akurat dalam menggali maksud al - Qur'an . Dengan tafsir maudhui ( tematis ) dan menafsirkan al - Qur'an , diharapkan dapat mengetahui secara menyeluruh petunjuk al - Qur'an bagi kehidupan manusia . Sehingga kehidupan sosial antar dan inter - umat beragama yang harmonis.


Ketersediaan
EB00212297 RAH kPerpustakaan PusatTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
297 RAH k
Penerbit
Yogyakarta : Pustaka Pelajar., 2007
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-1277-21-1
Klasifikasi
297
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Studi Islam
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Harap masuk untuk melihat lampiran
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

UPT Perpustakaan Universitas Wahid Hasyim
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Opening Hours
Monday - Friday :
Open : 08.00 AM
Close : 15.30 PM
Saturday :
Open : 08.00 AM
Close : 15.00 PM

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik